Senin, 11 Juli 2011

SIMPANG LIMA ITU KENANGAN, DAN MONAS ITU HARAPAN.


Sebuah pagi di hari libur, teringat kawan yang tak pernah tau kabar rimbanya, jauh di sana, 500 KM ke timur sana, di semarang.

Simpang lima itu kenangan dan Monas itu sebuah harapan di masa depan. Seperti kau kawan, yang menganggap ku hanya sebagai kenangan, kenangan usang yang tidak pantas untuk menempati bagian kecil dari memori otakmu.

Pedih memang jika ku bandingkan masa lalu dulu saat kita bersama, beradu canda tawa berbagi suka duka, dan sekarang? Tak perlu ditanyakan lagi. Perpecahan dalam sebuah persahabatan. Hancur.

Sakit memang merasakan perbedaan yang teramat sangat signifikan. Tapi hidup itu sebuah pilihan, sebuah keputusan untuk melanjutkan hidup.

Do'aku untuk kesuksesanmu kawan, berjalanlah dengan pilihanmu dan ku harap pilihanmu itu pilihan yang baik dan tepat.

Meski sebuah pertanyaan besar masih terpatri di otak ku, sebuah pertanyaan yang tak bisa ku hilangkan dari benakku. Kenapa kau hilangkan aku dari kehidupanmu kawan? Besarkah dosaku denganmu sehingga kau kutuk aku untuk tidak menjadi temanmu? Maafkan aku kawan.

Jakarta.

09.35 WIB.

Rabu, 29 Juni 2011 .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar