Rindu Untukmu
Malam tergusur oleh pagi
Suara nyamuk berdenging sangat keras
Sangat mengganggu
Lamunku jauh hingga bertemu denganmu
Manis pahit, duka bahagia, aku tak sanggup membeda
Yang ku tahu, aku sedang merindunya
Waktu tak pernah berhenti berputar
Namun hatiku masih saja tak berlaku benar
Goresan luka tak kunjung kering
Meski air mata sudah mengering
Rindu ini membuatku kaku
Rindu ini membuatku buntu
Namun aku tak bisa menghindar untuk merindu
Aku mencoba sekuat tenaga melepas rindu
Namun rindu itu malah semakin keras mendekap qalbu
Rindu ini datang tanpa undangan
Hinggap dihati
Memunculkan bayang-bayangmu di otak kanan dan kiri
Semakin kutenggelam dalam rindu, semakin sesak nafasku
Tuhan, jika rindu ini tak halal untukku
Jauhkan aku dari semua rasa itu
Jauhkan aku dari rasa rindu yang membelenggu
Sampai nanti aku membayangkan wajahnya tanpa sendu
Farid
Bekasi, 22 Oktober 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar