Aku lelah dengan kesendirian ini
Pagi, siang, sore, maupun malam selalu berulang.
Aku fikir hanya mereka yang
berulang.
Sakit yang ada didada-pun demikian,
Selalu berulang.
Pedih.
Aku fikir patah hati tak sepahit
ini.
Aku fikir kehilangan cinta tak
sesakit ini.
Aku fikir semua akan seperti biasa,
tak kusangka aku bisa sehancur ini.
Pedih.
Ingin rasanya aku memaki, pada
waktu yang tak mau berhenti.
Ingin rasanya aku berteriak, pada
keadaan yang tak pernah berpihak.
Dan, kini aku hanya terdiam di
pojok ruang.
Menangisi penyesalan yang tak lekas hilang.
Wahai, Sang pemilik hari. Sang
penguasa waktu.
Aku lelah dalam kesendirian ini.
Tolong. Jangan biarkan jiwa dan
hati ini berlarut dalam kesedihan dan kepedihan.
Keluarkan aku dari rasa kesendirian
ini, Kesepian ini.
Ini terlalu menyakitkan.
Andai waktu bisa terulang.
Ingin rasanya mengahapus segala
kebodohan dengan kebijaksanaan.
Agar rasa pedih dihati tak
menggangu saat aku sendiri.
Dan, Jika saja tangan ini mampu.
Ingin rasanya aku membalur warna
putih di atas kanvas kehidupan yang terlanjur suram.
Hitam, Samar, dan Berbayang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar